Sunday, 4 Jumadil Awwal 1439 / 21 January 2018

Sunday, 4 Jumadil Awwal 1439 / 21 January 2018

Ririek Adriansyah Ditunjuk Menjadi Dirut Telkomsel

Senin 29 December 2014 21:37 WIB

Red: Indah Wulandari

Ririek Adriansyah

Ririek Adriansyah

Foto: antara

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (Telkom) dan Singapore Telecommunications Ltd. (SingTel) selaku pemegang saham PT. Telekomunikasi Selular (Telkomsel) telah menetapkan Direksi dan Dewan Komisaris Telkomsel yang baru. 

“Sebagai Direktur Utama ditetapkan Ririek Adriansyah menggantikan Alex J. Sinaga, yang telah ditetapkan sebagai Direktur Utama Telkom dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Jumat lalu,” terang Vice President Public Relations Telkom Arif Prabowo, Senin (29/12).

Penetapan Direksi dan Dewan Komisaris Telkomsel yang baru ini berlaku efektif mulai tanggal 1 Januari 2015.

Selain Ririek, pemegang saham juga menetapkan Sukardi Silalahi sebagai Direktur Network dan Priyantono Rudito sebagai Direktur Human Capital Management menggantikan Abdus Somad Arief dan Herdy Rosadi Harman yang juga ditetàpkan dalam RUPSLB untuk mengisi posisi Direktur di Telkom.

Penunjukan Ririek Adriansyah serta penetapan direksi Telkomsel yang baru, jelas Arif, sejalan dengan strategi perusahaan dalam memperkuat bisnis, organisasi dan sumber daya manusia  secara berkelanjutan yang dibutuhkan untuk menjadikan Telkomsel tetap bertumbuh dan tetap menjadi yang terdepan (continue to win).

Ririek Adriansyah (51 tahun), sebelumnya menjabat sebagai Direktur Wholesale and International Service (WINS) Telkom (2012 -2014). Berkarir di Telkom dan Telkom Group sejak tahun 1990, sebelum ditunjuk sebagai Direktur WINS.

Antara lain pernah menjabat sebagai Presiden Direktur Telin, entitas anak perusahaan Telkom (2011-2012), Direktur Marketing & Sales, Telin (2010-2011), Direktur International Carrier Service, Telin (2008-2010) dan Deputy EGM Divisi Infratel, Telkom (2004-2008).

Ia meraih gelar Sarjana Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung (1989).

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA