Sabtu , 15 July 2017, 02:00 WIB

Vendor Handphone Mewah Ini Bangkrut

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Dwi Murdaningsih
Pointgist
Vertu Signature Cobra
Vertu Signature Cobra

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Vertu. salah satu produsen telepon genggam canggih dinyatakan bangkrut usai keputusan akuisisi oleh salah satu perusahan Turki di Paris. Vertu yang kerap membuat ponsel dengan design mewah dan memilki design permata dalam setiap ponselnya akhirnya dinyatakan bangkrut usai melakukan pemecatan terhadap 200 pekerja.

Dilansir dari BBC, perusahaan kelas atas ini mengalami krisis dengan defisit akutansi sebesar 128 juta poundsterling. Juru bicara dari perusahaan Vertu pun membenarkan berita tersebut. Church Crokham mengatakan perusahaan telah melakukan likudasi pada Maret lalu.

BBC menuliskan bahwa Mr. Uzan, pemilik dari perusahaan Turki tersebut siap membeli Vertu dengan harga 1,9 miliar poundsterling. "Perusahaan sudah mengalami likuidasi dan saat ini sudah menjadi milik perusahaan turki," ujar Church, Jumat (14/7).

Analis dari IHS Teknologi, Ian Fogg menilai keputusan ini memang mengejutkan. Apalagi, ia mengatakan konsep dari Vertu sendiri sangat mahal mengingat komposisi yang rendah namun membandrol harga yang mahal.

"Ini adalah bahan yang sulit untuk dikerjakan," ujar Foog.

Fogg mengatakan bahan baku dari Vertu sendiri merupakan safir sintetis yang sempat akan digunakan oleh Apple untuk Iphone sebagai bahan baku layar. Meski begitu Foog mengatakan Vertu memang sudah memilki pangsa pasar yang khusus. Hal ini mengingat para konglomerat memang banyak menggunakan Vertu sebagai salah satu tren dan untuk menunjukan kelas ekonomi.

Vertu didirikan oleh Nokia pada tahun 1998, namun terjual pada tahun 2012, dan tahun berikutnya Vertu beralih dari menggunakan sistem operasi Symbian Nokia di perangkatnya ke Google Android.

 

baca juga: Ini Merek Elektronik Teratas di Asia