Sabtu , 23 September 2017, 09:40 WIB

Serunya Sosialisasi Pelatihan Wisata Matematika Bela Negara

Red: Gita Amanda
Klinik Pendidikan MIPA (KPM)
Wisata Matematika Bela Negara (WMBN) akan dilaksanakan di tujuh Kodim.
Wisata Matematika Bela Negara (WMBN) akan dilaksanakan di tujuh Kodim.

REPUBLIKA.CO.ID, KABUPATEN BOGOR -- Hampir tiga pekan pelaksanaan sosialisasi Wisata Matematika Bela Negara (WMBN) akan rampung di tujuh Kodim. Kemeriahan acara ini sangat dirasakan oleh para pelajar sebagai peserta WMBN.

Pada pelatihan bela negara kali ini, para-para pelajar melakukan aktivitas layaknya anggota militer. Seperti latihan kedisiplinan, wawasan kebangsaan, dan dinamika kelompok. Pelatihan ini langsung dilakukan anggota TNI.

Nuansa berbeda dirasakan para pelajar yang biasanya asing untuk masuk ke markas TNI. Di tempat ini mereka diajak dan diperkenalkan berbagai kegiatan tentang pelatihan bela negara. Di antaranya, cara berpikir supra rasional untuk bela negara, permainan matematika bela negara, dinamika kelompok, hingga pengenalan senjata, dan diakhiri dengan foto dengan senjata.

Dari kegiatan tersebut diharapkan dapat menguatkan rasa cinta Tanah Air dan bangsa, memahami secara utuh Pancasila sebagai ideologi negara, membentuk kedisiplinan, etos belajar, kemandirian, rasa kesetiakawanan sosial, serta semangat gotong royong. Para peserta WMBN merasa senang karena disuguhi beragam permainan matematika bela negara yang kreatif, atraktif, melibatkan kerja sama dalam tim.

Seperti yang dialami pelajar SMPN 1 Lumajang, Ajeng Kartika. “Senangnya mengikuti pelatihan bela negara kali ini," kata Ajeng melalui siaran persnya.

Siswi kelas 8 yang memiliki hobi menggambar ini tidak serta-merta datang ke markas TNI tanpa menargetkan sesuatu. Dirinya berharap, kegiatan seperti ini dapat memberi warna bagi pelatihan bela negara. 

Secara terpisah, Kepala SMPN 1 Lebong Pati, Subawe, mengatakan pelatihan ini bernilai sangat positif karena terdapat banyak kegiatan yang mengajarkan pentingnya kebersamaan dan kekompakan dalam sebuah aktivitas sehari-hari.

"Tidak mudah dalam mendapatkan kemerdekaan, terlebih mempertahankannya. Program ini membuat kita sadar akan pentingnya solidaritas, persatuan, perlunya kecerdasan dalam mengelola apa yang telah Tuhan anugerahkan kepada kita di bumi pertiwi ini," ujar Subawe.
 
Sementara itu, Komandan Kodim 0718/Pati, Letkol Inf Andri Amijaya Kusumah, S.Sos mengatakan, sangat menyambut baik kedatangan tim Klinik Pendidikan MIPA tentang Wasbang melalui wisata matematika bela negara. Pasca mengirimkan enam peserta Training of Trainer ke Bogor beberapa waktu lalu, hal ini membawa angin segar bagi kita sebagai media komunikasi tentang pengenalan wawasan kebangsaan.

"Menariknya, program ini dikemas serta disisipkan bentuk siklus pemberdayaan generasi muda yang berkarakter,” katanya.
 
Menurutnya terbukti baru sehari dilaksanakan, respons positif disampaikan oleh pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan. Disamping itu, menurut Andri para guru berharap kegiatan ini dapat berkesinambungan.

Seperti yang sudah diketahui bahwa pelaksanaan kegiatan pilot project ini disosialisasikan kepada tujuh Kodim, di antaranya, Kodim 0606/Kota Bogor (06-07 September 2017), Kodim 0821/Lumajang (11-12 September 2017), Kodim 0718/Pati (12-13 September 2017), Kodim 0727/Karanganyar (13-14 September 2017), Kodim 0620/Kab. Cirebon (14-15 September 2017), Kodim 0813/Bojonegoro (18-19 September 2017) dan Kodim 0501/Jakarta Pusat (19-20 September 2017). Program tersebut digagas oleh Staff Umum Angkatan Darat (STERAD) bekerja sama dengan Klinik Pendidikan MIPA (KPM).