Ahad , 10 September 2017, 08:42 WIB

Pelajar SMP di Bogor Ikuti Program Wisata Matematika Bela Negara

Red: Indira Rezkisari
Ist
Siswa dari SMP Negeri 8 Kota Bogor mengikuti kegiatan Wisata Matematika Bela Negara di Markas Kodim 0606/Kota Bogor.
Siswa dari SMP Negeri 8 Kota Bogor mengikuti kegiatan Wisata Matematika Bela Negara di Markas Kodim 0606/Kota Bogor.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Sebanyak 31 siswa dari SMP Negeri 8 Kota Bogor mengikuti kegiatan Wisata Matematika Bela Negara di Markas Kodim 0606/Kota Bogor, Kamis (7/9). Ada nuansa berbeda yang  tersaji dalam pelaksanaan pendidikan bela negara kali ini. Ilmu matematika dan bela negara disajikan secara utuh dan terintegrasi. 

Kegiatan ini sangat kental dengan suasana mengajar dan mendidik. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00-11.30 semakin menambah semangat puluhan pelajar karena diisi dengan berbagai kegiatan, seperti materi cara berpikir supra rasional untuk bela negara, permainan matematika bela negara, dinamika kelompok, hingga pengenalan senjata, dan diakhiri dengan foto dengan senjata. 

Dari kegiatan tersebut diharapkan dapat menguatkan rasa cinta Tanah Air dan bangsa, memahami secara utuh Pancasila sebagai ideologi negara, membentuk kedisiplinan dan etos belajar, kemandirian, rasa kesetiakawanan sosial, serta semangat gotong royong. Pembantu Letnan Dua (Pelda) Sapriyanto selaku pembina mengatakan, kegiatan ini sangat positif untuk diberikan kepada para pelajar. Ini merupakan kesempatan terbaik untuk memberikan stimulus kepada para pelajar agar lebih meningkatkan wawasan kebangsaan mereka.

“Kita mengetahui bahwa saat ini, bela negara dan matematika merupakan dua  hal yang kurang diminati oleh pelajar. Namun, melalui wisata ini diharapkan dapat mengubah paradigma tersebut. Karena didalamnya telah disisipkan permainan matematika bela negara yang akan menambah daya tarik untuk mengenal dan lebih memahami wawasan kebangsaan”, ungkap Sapriyanto.

Ancaman nyata dinilai sedang menyerang kaum pelajar, seperti penyalahgunaan obat terlarang, paham radikalisme, pergaulan bebas, serta tawuran pelajar. Oleh karena itu, pengenalan tentang wawasan kebangsaan bela negara sangat penting dikenalkan sekaligus ditumbuhkan di kalangan pelajar.

Tanggapan positif disampaikan guru pendamping SMPN 8 Kota Bogor, Desi Susanti. Bu guru Desi mengatakan pelatihan ini sangat tepat untuk memperkenalkan wawasan kebangsaan. Hal ini terlihat dari sikap antusias dan ditunjukkan peserta. 

Rasa kagum dan bangga turut disampaikan salah satu pelajar, Tehira Bilbina. Tehira mengatakan baru kali ini mendapatkan pelatihan bela negara yang menarik. "Banyak sekali pengalaman yang saya dapatkan, apalagi didalamnya terdapat permainan matematika hingga pengenalan senjata.” ujar siswi kelas 8 tersebut.