Kamis , 17 Agustus 2017, 16:00 WIB

Peneliti di Kementan Menyelami Cara Berpikir Supra Rasional

Red: Dwi Murdaningsih
kpm
Presiden Direktur Klinik Pendidikan MIPA sekaligus penulis buku Supra Rasional, Raden Ridwan Hasan Saputra memberikan pelatihan tentang konsep cara berpikir supra rasional.
Presiden Direktur Klinik Pendidikan MIPA sekaligus penulis buku Supra Rasional, Raden Ridwan Hasan Saputra memberikan pelatihan tentang konsep cara berpikir supra rasional.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Presiden Direktur Klinik Pendidikan MIPA sekaligus penulis buku Supra Rasional, Raden Ridwan Hasan Saputra memberikan pelatihan tentang konsep cara berpikir supra rasional. Pelatihan dihadiri sekitar 200 peserta, sebagian besar merupakan para peneliti di bidang pertanian, Selasa (15/8). Pelatihan ini dalam rangka meningkatkan kinerja di lingkup Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP), Balitbang Kementerian Pertanian.

Kepala BBSDLP Dedi Nursyamsi mengatakan secara umum, pelatihan ini merupakan salah satu program pembinaan mental yang bertujuan meningkatkan kinerja dengan pendekatan cara berpikir supra rasional. “Setelah menyimak sajian materi dari narasumber, menurut saya, gagasan ini sangat efektif untuk mengubah kerangka  berpikir para pegawai, ikhwal makna keikhlasan dalam bekerja dan berkarya," ujar Dedi Nursyamsi.

Kesan mendalam dirasakan oleh salah satu peserta pelatihan. Subarja mengatakan empat puluh tahun saya bergabung di lembaga pemerintahan, baru kali ini dia mendapatkan bekal motivasi hidup yang sangat luar biasa. "Saya pun menjadi termotivasi untuk segera menerapkan konsep tersebut, karena betul sekali yang telah diungkapkan Bapak Ridwan HS, bahwa tabungan jiwa merupakan sesuatu yang esensial dan bermanfaat untuk kehidupan dunia bahkan akhirat," kata dia.

Ridwan Hasan Saputra mengatakan bahwa pelatihan di BBSDLP untuk memotivasi para peserta, khususnya para peneliti untuk   meningkatkan kinerja melalui cara berpikir supra rasional.

"Selama ini kita selalu berpikir rasional sehingga inovasi cenderung berjalan linear, dengan kita berpikir supra rasional akan terjadi lompatan dalam inovasi khususnya di bidang pertanian. Sehingga akan terjadi percepatan  dalam memenuhi target-target yang ditentukan di Kementerian Pertanian. In sha Allah Swasembada pangan di Indonesia akan segera tercapai," kata  Ridwan HS.