Senin , 31 Juli 2017, 06:26 WIB

Tim SMP Indonesia Raih Champion Lomba Matematika di India

Red: Dwi Murdaningsih
Dok istimewa
Raden Ridwan Hasan Saputra menjadi pembicara dalam Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP swasta se-Kota Depok.
Raden Ridwan Hasan Saputra menjadi pembicara dalam Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP swasta se-Kota Depok.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim A SMP Indonesia meraih Champion dalam kompetisi India International Mathematics Competition (InIMC). Champion adalah Sebuah penghargaan yang sulit diperoleh oleh tim yang mengikuti lomba InIMC. Sedangkan InIMC merupakan lomba matematika Internasional yang sangat bergengsi ditingkat SD dan SMP.

Pada tahun 2017 lomba ini dilaksanakan di kota Lucknow, India pada 25-31 juli 2017. Klinik Pendidikan MIPA (KPM) mengirimkan 16 pelajar yang terdiri dari 3 tim SMP dan 1 tim SD. Masing-masing tim terdiri dari 4 orang. Pada lomba ini terdiri dari 2 kategori yaitu lomba Tim dan lomba Individu. Pada kategori Lomba Tim untuk SMP meraih Champion untuk Tim A dan 2nd runner up untuk tim B, sedangkan untuk tim SD meraih 2nd runner up.

Tim A terdiri dari Alvin Putera Budiman (SMP Labschool), Muhammad Abdurrahman Basyah (SMP IT Nurul Fikri), Farrel Dwireswara Salim (SMP Kharisma Bangsa), dan Mulih Naufal Maxi (SMPI Al Azhar 22).

Peserta yang mengiku InIMC ada 27 negara yaitu Afrika selatan, Australia, Bulgaria,Canada, Cina, Cyprus, Hongkong, India, Indonesia, Iran, Kazakstan, Korea, Laos, Malaysia, Meksiko, Mongolia, Nepal, Philipina, Rumania, Singapura, Sri Langka, Taiwan, Tajikistan, Thailand, Uzbekistan, Vietnam, Zimbabwe.

Menurut Farrel Dwireswara Salim siswa kelas 8 dari SMP Kharisma Bangsa, soal-soal pada lomba ini sangat sulit, terutama jenis soal Inequality. Farrel menambahkan, dirinya sangat bersyukur tim nya dapat  meraih Champion dan secara individu meraih medali perak.  Walaupun pelatihan yang dilakukan KPM sangat singkat untuk kategori lomba InIMC yaitu hanya 1 pekan, tapi disamping belajar di KPM Farrel merasa juga melakukan belajar secara mandiri di rumah.

Axel Giovanni Hartanto siswa kelas 6 SD Pangudi Luhur St Timotius  Surakarta mengatakan dirinya bahagia karena bisa meraih medali emas kategori individu dan bahagia bisa ikut lomba dengan KPM. Sebab menambah pengalaman baru dan banyak hal yang menarik yang dia peroleh selama di India.

Ridwan Hasan Saputra sebagai Presiden Direktur KPM, merasa sangat bersyukur bahwa tim KPM meraih hasil  yang baik.  "Saya sangat bangga bisa ikut serta mengharumkan nama bangsa seperti tim yang dikirim oleh Kemdikbud khususnya direktorat SD," kata dia.

Ridwan menambahkan niatnya membawa anak-anak lomba ini adalah untuk menambah pengalaman dan agar anak-anak bisa  menambah wawasan dengan melihat dunia luar. Sehingga anak-anak  yang belum dapat medali sesunggunya sudah menjadi pemenang ketika mengikuti lonba ini. Sebab proses untuk mengikuti lomba ini tidak mudah. Walaupun juara penting tapi bagi saya  medali bukan segala-galanya.

Sementara itu, pada kategori individu untuk SMP diperoleh 4 perak, 2 perunggu dan 1 merit. Sedangkan untuk SD diperoleh 1 emas, 1 perunggu dan 2 merit. Daftar nama pemenang kategori individu untuk SD adalah Axel Giovanni Hartanto (SD Pangudi Luhur St Timotius Surakarta), Lutffi Bima Putra (MIN 9 Petukangan), Adutya Ilham Wirasana (SDI Al Azhar 13 Rawamangun), Haidar Prayata Wirasana (SDI Al Azhar 12 Cikarang).

Untuk katagori SMP, pemenangnya adalah Farrel Dwireswara Salim (SMP Kharisma Bangsa), Gabriella Erin Mariangel (SMP Santa Ursula), Alvin Putera Budiman (SMP Labschool), Muhammad Abdurrahman Basyah (SMPIT Nurul Fikri), Muflih Naufal Maxi (SMPI AL Azhar 22), Muhammad Arif Wibisono (SMPI Al Azhar 8 KP), Adelia Putri (SMPIT Nurul Fikri Depok), Muhammad Fikri Raikkonen (SMPN 11 Jakarta), Gede Bagud Nanca Khrisnayukti (SMPN 1 Kuta Bali), Mochammad Tsani Al Farid (SMPI Al Azhar 11 Serang), Sayyid Hafidzurrahman (SMPIT An Nur Cukarang) dan Rayhan As Sabiq Sitanggang (SMPN Ummul Quro Depok).