Senin , 30 Oktober 2017, 08:16 WIB

Tak Kuat Hadapi Kamera Ponsel, Nikon Tutup Pabrik di Cina

Rep: Melisa Riska Putri/ Red: Nur Aini
Nikon.
Nikon.

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Nikon berencana menutup pabrik kamera digital di Cina karena kamera ponsel pintar yang semakin canggih. Hal ini melemahkan pasar kamera model kompak yang lebih murah.

Produsen peralatan presisi Jepang ini akan membuat keputusan resmi pada pertemuan dewan Senin (20/10) untuk menutup pabrik Jiangsu yang mempekerjakan 2.500 pekerja.

Kendati demikian, dilansir dari Asia Nikkei Senin (30/10), Nikon akan terus menjual kamera di Cina yang menguasai 30 persen pasar. Pasar global untuk kamera digital kompak menyusut hingga sepersepuluh dalam dekade terakhir.

Perusahaan menargetkan menjual 4,8 juta kamera digital secara keseluruhan hingga Maret 2018, turun 24 persen. Untuk segmen kompak, penjualan diproyeksikan turun 28 persen. Kini Nikon akan lebih fokus pada SLR dan model high-end lainnya dengan memperhatikan peningkatan profitabilitas.

Nikon juga memproduksi kamera di Thailand dan Jepang. Rekonfigurasi basis produksi merupakan bagian dari reformasi struktural yang dimulai pada November lalu, ketika perusahaan tersebut membatalkan rencana bisnis jangka menengahnya karena segmen peralatan kamera dan pembuatan chip yang sedang meredup.