Rabu , 15 March 2017, 23:07 WIB

Dosen AMIK BSI Tegal Berikan Pelatihan Aplikasi Perkantoran

Red: Irwan Kelana
Dok BSI
Pelatihan pengenalan aplikasi perkantoran bagi aparatur Desa Pemaron, Brebes oleh dosen AMIK BSI Tegal.
Pelatihan pengenalan aplikasi perkantoran bagi aparatur Desa Pemaron, Brebes oleh dosen AMIK BSI Tegal.

REPUBLIKA.CO.ID, BREBES -- Dosen AMIK BSI Tegal berupaya membantu meningkatkan pelayanan di Desa Pemaron, Brebes. Desa berkualitas ada di Sumber Daya Manusia (SDM), yakni pada aparatur Desa.

“Pelayanan desa yang berkualitas bertumpu pada SDM aparatur desa dalam memberikan pelayanan. Kami dari dosen AMIK BSI Tegal berupaya membantu dengan memberikan pelatihan kepada aparatur Desa Pemaron supaya menjadi lebih baik,”  ujar Pimpinan AMIK BSI Tegal Warjiono, setelah memberikan pelatihan, di Brebes, Rabu (8/03/2017).

Menurut Warjiono, pelatihan ini juga salah satu kewajiban bagi setiap dosen dalam Tridharma Perguruan Tinggi, yakni melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Terutama bentuk kepedulian AMIK BSI Tegal dalam memberikan wawasan dan kemampuan bagi aparatur desa di bidang teknologi informasi. Sehingga, mereka dapat mengikuti perkembangan dan kemajuan teknologi dalam menjalankan tugasnya sebagai aparatur desa berbasis IT.

“Berkaitan dengan peningkatan pelayanan, kami memberikan pelatihan penggunaan aplikasi perkantoran yang bermanfaat bagi pekerjaan mereka sehari-hari dalam memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat. Yakni, cara pengelolaan aplikasi Microsoft Office dalam pembuatan proposal, laporan keuangan, hingga pembuatan presentasi,”  jelas Warjiono.

Ketua Pelaksana Rachmat Adi Purnama M.Kom menjelaskan bahwa pelatihan yang digelar selama tiga hari, dari 6 hingga 8 Maret itu dipandu oleh Aziz Setiawan dan Fandhilah sebagai tutor. Mereka dibantu oleh beberapa dosen AMIK BSI Tegal lainnya.

 “Walaupun waktu pelatihan terbilang singkat, yakni hanya tiga hari. Kami berharap dapat membantu meningkatkan kualitas SDM masyarakat dan perangkat Desa Pemaron dalam mengelola kata menggunakan Microsoft Office Word, serta dalam pengelolaan angka menggunakan Microsoft Excel. Sehingga dapat meningkatkan pelayanan yang diberikan oleh perangkat desa Pemaron bagi masyarakat desa Pemaron,”  pungkasnya.

Berita Terkait