Jumat , 03 Maret 2017, 20:35 WIB

Eksistensi BSI di Usianya Ke-29 Tahun

Red: Irwan Kelana
Dok BSI
BSI genap berusia 29 tahun.
BSI genap berusia 29 tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perguruan Tinggi Bina Sarana Informatika (BSI) secara resmi berdiri pada tanggal 3 Maret 1987. Pada tahun ini BSI telah mencapai usianya yang ke-29 tahun. Tentunya untuk mencapai usia tersebut tidaklah mudah untuk tetap bertahan dan berkembang dari tahun ke tahun.

“Dengan segala permasalahan, kesulitan dan kendala yang dihadapi, Alhamdulillah hingga saat ini BSI tetap eksis,” ungkap Direktur BSI Naba Aji Notoseputro di Jakarta, Kamis (2/3/17).

Naba mengungkapkan,  eksistensi ini tidak hanya kerja keras dari civitas akademika BSI, tetapi juga dukungan dari stakeholder di antaranya orang tua mahasiswa, perusahaan, masyarakat maupun pemerintah.

“Kami dari lembaga, pada  hari ulang tahun BSI yang ke-29 ini ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak maupun stakeholder yang telah mendukung pada seluruh aspek dalam pengembangan BSI,”  ungkap Naba.

Karena dukungan tersebut, lanjutnya, saat ini BSI telah hadir di 20 kota di seluruh Indonesia, dengan 50 kampus dan mahasiswa aktif berjumlah sekitar 55 ribu orang per tahunnya.

Naba menyebutkan, saat ini BSI mengelola tujuh perguruan tinggi. Yakni, Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK), Akademi Sekretari Manajemen (ASM), Akademi Bahasa Asing (ABA), Akademi Komunikasi (AKOM), Akademi Pariwisata (AKPAR),  Akademi Manajemen dan Keuangan (AMK), serta Universitas BSI Bandung.

“Semua perguruan tinggi yang dikelola BSI hadir dengan fungsi menjalankan misi Tri darma Perguruan Tinggi yang mencakup Pendidikan, Riset dan Pengabdian Masyarakat,” papar Naba.

Selain itu, ada juga perguruan tinggi yang masih satu grup dengan BSI, yakni STMIK-STIBA Nusa Mandiri. “Secara keseluruhan, BSI memiliki puluhan program studi dan peminatan. Sehingga,  masyarakat dapat menentukan pilihan minatnya untuk berkuliah di BSI,”  tutur Naba.

Sedangkan dalam bidang kerja sama, Naba lebih jauh menjelaskan, hingga saat ini BSI telah melakukan kerja sama dengan puluhan perguruan tinggi negeri dan swasta baik yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri, serta ratusan perusahaan baik  tingkat lokal maupun nasional.

“Sebagai upaya melakukan perbaikan untuk menjadi lebih baik, ke depannya kami tetap fokus pada peningkatan kualitas mahasiswa maupun dosen, pengembangan kualitas aspek pembelajaran terutama sistem pendidikan serta peningkatan standar mutu. Sehingga,  kualitas dan kompetensi lulusan BSI sesuai dengan standar perusahaan,”  kata Naba.

Pada hari ulang tahun BSI ke-29 ini, Naba juga berharap, eksistensi BSI  dapat memberikan pengembangan dan sumbangsih bagi pendidikan tinggi di Indonesia. “Dan juga,  para pemuda Indonesia sebagai generasi penerus bangsa dapat menikmati pendidikan secara merata,” papar Naba Aji Notoseputro.