Thursday, 6 Jumadil Akhir 1439 / 22 February 2018

Thursday, 6 Jumadil Akhir 1439 / 22 February 2018

Snapchat Fokus ke Pasar Kreator

Kamis 15 February 2018 04:06 WIB

Rep: Adinda Pryanka/ Red: Gita Amanda

Snapchat

Snapchat

Foto: trustedreviews.com
Snapchat memberi fitur baru untuk analisis audiens.

REPUBLIKA.CO.ID, CALIFORNIA -- Kreator aplikasi Snapchat memberi fitur baru untuk analisis audiens mulai Rabu (14/2), di antaranya seberapa banyak sebuah story dilihat, tingkat keterikatan dan demografi. Langkah ini menjadi bagian dari Snap untuk memberikan perbedaan jelas antara teman Snapchat dengan pembuat konten profesional seperti suatu merek dan selebritas.

Fitur baru ini memungkinkan Snapchatters atau pengguna Snapchat yang telah terverifikasi dan memiliki jumlah audiens banyak untuk mengakses data baru. Misalnya, mereka akan bisa melihat berapa orang yang telah melihat konten mereka pada tahun, bulan maupun pekan lalu. Mereka juga bisa melihat seberapa lama audiens melihat konten mereka.

Selain itu, dilansir di Tech Crunch, Snapchat juga menampilkan jumlah keterlibatan harian, seperti waktu rata-rata yang audiens gunakan untuk menonton. Menariknya lagi, pembuat konten sekarang juga bisa melihat rincian demografi audiens berdasar jenis kelamin, usia, geografi dan minat. Kehadiran fitur baru ini menguatkan bahwa kreator dan konten mereka menjadi kontribusi besar pada pendapatan Snap.

Pembaharuan ini sudah lama dinantikan di aplikasi Snapchat. Dengan adanya fitur baru ini, para kreator konten punya gambaran lebih dalam tentang siapa saja yang benar-benar mengikuti mereka di Snapchat. Dampaknya, kreator bisa menyesuaikan konten mereka sesuai dengan karakter audiens masing-masing dan pada akhirnya, menghasilkan lebih banyak uang.

Pendapatan Snap diketahui meningkat pada kuarter keempat tahun 2017. Terakhir, perusahaan ini mengumumkan bahwa pengguna aktif hariannya tumbuh dari 178 juta menjadi 187 juta pada kuartal terakhir. Dari segi pendapatan, Snap berhasil meningkatkannya 72 persen menjadi 285,7 juta dolar Amerika Serikat.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA