Rabu , 08 November 2017, 14:45 WIB

Kemkominfo Blokir Seluruh Konten Pornografi Whatsapp

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Winda Destiana Putri
EPA/Marcelo Sayao
Whatsapp
Whatsapp

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo) telah menutup akses Graphics Interchange Format/GIF pornografi di Whatsapp dengan memblokir Domain Name System (DNS) penyedia konten GIF via Whatsapp, yakni Tenor dan Giphy.

Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kemkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan menjelaskan, pemblokiran tersebut dilakukan dalam dua hari sesuai yang dijanjikan oleh pihak Whatsapp.

"Untuk aplikasi Tenor dan Giphy yang tersambungkan dengan Whatsapp, kalau kita cari dengan kata kunci konten yang dilarang aturan, itu sudah tidak bisa diakses," ungkap Semuel dalam konferensi pers di Gedung Kemkominfo, Rabu (8/11). 

Dalam konferensi pers tersebut Semuel mempraktikan langsung menggunakan aplikasi Whatsapp. Kata kunci seperti 'seks', 'sex', 'porn' dan sejenisnya hanya akan menunjukkan tampilan kosong atau tidak terdapat GIF apapun.

Menurut Semuel, pihak Tenor dan Giphy telah membuat fitur dimana konten- konten yang bertentangan dengan Undang-undang tidak bisa lagi diakses dari Indonesia. 

Adapun total DNS yang diblokir oleh Kemkominfo yaitu sebanyak 10 dengan 6 DNS Tenor antara lain seperti tenor.comapi.tenor.comblog.tenor.comqa.tenor.commedia.tenor.com, serta media1.tenor.com yang telah diblokir pada Senin (6/11) lalu dan Giphy. Kemudian pada kemarin Kemkominfo juga menemukan tiga DNS lain yakni tenor.coapi.tenor.co, dan media.tenor.co yang juga telah diblokir.

Semuel mengungkapkan, selanjutnya pihaknya akan memanggil penyedia aplikasi lain yang terdapat konten pornografi. Para penyedia platform di Indonesia, kata Semuel, harus mematuhi undang-undang mengenai konten- konten yang dibolehkan di negara ini.

"Kami akan panggil penyedia aplikasi lain yg sudah di Indonesia dalam waktu dekat. Ini (Whatsapp) bukti bahwa mereka bisa mematuhi aturan kita, dan ini harusnya kita tegaskan," kata Semuel. 

Kehebohan konten GIF pornografi di Whatsapp ini berlangsung sejak akhir pekan lalu. Konten yang dimaksud merupakan bagian dari fitur GIF untuk berkirim pesan dalam percakapan di Whatsapp.

 

Dalam percakapan Whatsapp tersebut, konten GIF bertemakan dewasa dapat ditemukan dengan mengetikkan kata kunci di search GIF. Konten ini menjadi perhatian serius para orangtua yang memiliki anak-anak pengguna smartphone.